Pengertian Freight Forwarder




Freight Forwarder Nasional telah ada di Indonesia sejak pertengahan tahun 1970, walaupun masih berbentuk kelompok-kelompok atau associate member. Dimulai tahun 1977 hingga 1978, beberapa perusahaan freight forwarder nasional secara mandiri melakukan kegiatan jasa freight forwarding, disamping fungsinya sebagai agen perusahaan freight forwarding luar negeri.

Freight Forwarder merupakan suatu perusahaan jasa keagenan yang bergerak dalam aktifitas ekspor impor.  Pengertian Jasa Freight Forwarding secara lebih lengkap didefinisikan dalam PER-178/PJ/2006 (yang kemudian dicabut dengan terbitnya PER-70/PJ/2007) yaitu mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 10 Tahun 1988 tentang Jasa Pengurusan Transportasi. Berdasarkan SK Menhub tersebut, yang dimaksud dengan Jasa Freight Forwarding adalah :
Usaha Berbadan Hukum Indonesia, yang ditujukan untuk mewakili kepentingan Pemilik Barang, untuk mengurus semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang melalui transportasi darat, laut dan udara yang dapat mencakup kegiatan penerimaan, penyimpanan, sortasi, pengepakan, penandaan pengukuran, penimbangan, pengurusan penyelesaian dokumen, penerbitan dokumen angkutan, klaim asuransi, atas pengiriman barang serta penyelesaian tagihan dan biaya-biaya lainnya berkenan dengan pengiriman barang-barang tersebut sampai dengan diterimanya barang oleh yang berhak menerimanya. 

Freight Forwarder dapat diklasifikasikan dalam 3 (tiga) golongan sesuai dengan tingkat profesionalisme dalam melaksanakan proses penanganan dan pengiriman barang serta ketersediaan agen sebagai mitra usahanya di luar negeri. Dari ketiga golongan tersebut, masing-masing adalah:


1. International Freight Forwarder (Klasifikasi A)

IFF yang berklasifikasi A ini adalah merupakan forwarder yang professional dalam hal menjalankan kegiatan freight forwarding dengan memberikan jasa penanganan serta pengiriman barang kepada para pelanggannya yang bertaraf internasional, yaitu melakukan pengiriman barang ke atau dari salah satu atau berbagai negara di luar negeri. Jenis forwarder seperti inilah yang banyak diminati oleh para pemilik barang terutama oleh eksportir atau importir.
Faktor-faktor yang mendukung mengapa mereka yang selalu diminati oleh para pemakai jasa antara lain  ;
a. Berhak menerbitkan /menggunakan FIATA B/L dan memiliki tenaga ahli dibidang pengiriman barang.
b. Adanya jaringan kerja secara Internasional serta Agen/Mitra kerja yang tangguh.
c. Memiliki sarana dan prasarana kerja yang cukup.
d. Berpengalaman luas serta mampu memberikan saran-saran yang diperlukan oleh pemilik barang terhadap suatu maksud untuk pengiriman barang ke negara tujuan tertentu.
e. Mampu memberikan tarif angkutan yang relative murah serta dapat membantu mencari jalan keluar untuk menurunkan biaya produksi terhadap suatu barang yang akan di pasarkan di dunia internasional, serta selalu membayar tuntutan ganti rugi.

2. Domestik/Regional Forwarder (Klasifikasi  B)

Perbedaan yang mendasar dengan International Freight Forwarder adalah mereka berhak untuk menggunakan FIATA B/L sedangkan dari Forwarder Domestik/Regional belum berhak menggunakannya atau menerbitkan B/L sendiri (House B/L).

3. Local Forwarder (Klasifikasi  C)

Jenis Forwarder ini merupakan forwarder dengan klasifikasi yang minim, karena yang termasuk golongan forwarder lokal adalah mereka yang belum memiiki agen di luar negeri, dan mereka adalah para pengelolah jasa EMKL dan EMKU.

Lingkup kegiatan forwarder jika dilihat dari segi fungsinya sebagai konsultan angkutan, maka freight forwarder dapat mewakili pihak shipper atau pihak penerima barang (consignee) yang akan melakukan kegiatan pengiriman/penerimaan barang dari tempat asal ke tempat lain yang dituju atau sebaliknya, baik yang berskala Nasional (Interinsuler) maupun Internasional (Ekspor/Impor), maka untuk memudahkan pekerjaan tersebut, pihak pemilik barang (cargo owner) dapat mempercayakan pelaksanaan pekerjaan tersebut  dilakukan oleh freight forwarder. Dalam melaksanakan perwalian tersebut freight forwarder akan mengambil alih semua tanggung jawab atas barang, mulai pada saat barang diserahkan oleh cargo owner sampai barang tersebut tiba dan diterima oleh pihak yang berhak menerimanya atau pihak yang tercantum dalam dokumen pengapalan di suatu tempat tujuan yang telah ditentukan.



Dari berbagai sumber
Pengertian Freight Forwarder Pengertian Freight Forwarder Reviewed by Denny Trisna on 2:38 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.