Transportasi, Apa dan Bagaimana ?

Transportasi atau pengangkutan diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan. Proses pengangkutan merupakan gerakan dari tempat asal, dari mana kegiatan angkutan dimulai, ke tempat tujuan, ke mana kegiatan pengangkutan diakhiri. Dalam hubungan ini terlihat bahwa unsur-unsur pengangkutan meliputi atas : (a) ada muatan yang diangkut, (b) tersedia kendaraan sebagai alat angkutnya, (c) ada jalanan yang dapat dilalui, (d) ada terminal asal dan terminal tujuan, (e) sumber daya manusia dan organisasi atau manajemen yang menggerakkan kegiatan transportasi tersebut. (Nasution, 2010: 3)

Moda Transportasi
Perbedaan sifat jasa, operasi, dan biaya pengangkutan membedakan alat angkutan atau moda angkutan dalam lima kelompok sebagai berikut: angkutan kereta api (rail road railway), angkutan bermotor dan jalan raya (motor/road highway transportation), angkutan laut (water/sea transportation), angkutan udara (air transportation), dan angkutan pipa (pipeline). Karakteristik masing-masing moda transportasi dilihat dari jenis barang yang diangkut dapat diketahui pada tabel

Karakteristik Moda Transportasi

Moda Transportasi
Jenis Produk yang Biasanya Dikirim
Kereta Api

Kapal

Truk



Pesawat Udara

Pipa
Produk pertanian, bahan makanan, sepeda motor, alat rumah tangga, elektronika, dan sebagainya.
Minyak, pasir, batu bara, pertanian, mobil barang bulk antar pulau dan sebagainya.
Alat rumah tangga, pakaian, elektronika, sepeda motor, suku cadang kendaraan, buku-buku, bahan bangunan, dan sebagainya.

Alat-alat elektronika, barang berharga, barang yang mudah bususk, dan sebagainya.
Bahan kimia, bahan bakar minyak, dan batu bara.
Sumber : M. Nur. Nasution (2010)


Selain kelima jenis alat angkutan di atas, terdapat pula berbagai gabungan alat angkutan yang terbentuk melalui penggunaan peti kemas (container). Dengan peti kemas, barang dapat dipindahkan antar berbagai jenis alat angkutan. Sistem ini membentuk jenis gabungan alat angkutan sebagai berikut; piggyback, yang merupakan bentuk gabungan kereta api dan kendaraan bermotor. Bentuk gabungan kereta api dan kapal dinamakan trainship dan antara angkutan motor dengan angkutan laut tercipta bentuk angkutan yang bernama fishyback. Bentuk gabungan juga terjadi antara angkutan laut, motor dan kereta api dengan angkutan udara. Airtruck ialah gabungan kereta api dan angkutan udara; skyrail antara kereta api dan angkutan udara; airbage antara angkutan udara dan angkutan laut.

Gambar truck kontainer



Menurut Nasution (2010:35), dalam memilih moda transportasi untuk suatu jenis produk tertentu, lazimnya pengirim mempertimbangkan tujuh kriteria berikut.
1. Kecepatan waktu pengantaran dari rumah ke rumah atau dari gedung ke gedung (trabel time).
2. Frekuensi pengiriman terjadwal.
3. Keandalan dalam memnuhi jadwal pada waktunya.
4. Kemampuan menangani angkutan dari berbagai barang.
5. Banyaknya tempat singgah atau bongkar muat.
6. Biaya per ton/kilometer.
7. Jaminan atas kerusakan atau kehilangan barang.

Apabila pengirim mengkehendaki faktor kecepatan, maka transportasi melalui udara dan truk merupakan dua pilihan utama. Kalau perusahaan menginginkan biaya yang murah, maka transportasi melalui kereta api dan kapal adalah pilihan utama. Untuk angkutan darat, truk muncul dengan tawaran yang lebih murah dibandingkan dengan kereta api, karena dapat melayani dari pintu ke pintu (door to door service).

Transportasi, Apa dan Bagaimana ? Transportasi, Apa dan Bagaimana ? Reviewed by Denny Trisna on 9:49 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.